Kereta Api Jalur Utara Yang Pernah Lewat Jalur Selatan pada Gapeka 2025 awal. Perbaikan rel kereta yang terkena imbas banjir di petak Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati masih dalam proses. Banjir yang terjadi pada tanggal 21 dan 22 Januari 2025 dan bajir susulan mengakibatkan rel menggantung dan tidak bsia dilewati kereta.
Upaya perbaikan dilakukan PT KAI dengan mengerahkan sumber daya yang ada. Perbaikan masih dalam proses dan targetnya adalah Hari Rabu tanggal 5 Februari 2025 sudah bisa dilewati kereta api. Kita tunggu informasi dan perkembangan selanjutnya terkait perbaikan rel tersebut. Pada tanggal 4 Februari 2025 jalur sudah bisa dilewati oleh kereta api sehingga kereta tidak memutar lagi.
Awal pemberlakukan Gapeka 2025 disambut dengan memutarnya beberapa kereta jalur utara ke jalur selatan. Keberangkatan Surabaya Pasarturi harus memutar lewat Surabaya Gubeng, Mojokerto, Madiun, Gundih, Bumbung. Sebaliknya, dari arah Jakarta tujuan Surabaya juga memutar Brumbung, Gundih, Madiun, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi. Kereta yang memutar di awal Gapeka 2025 adalah :
KA Argo Bromo Anggrek baik dari Surabaya maupun dari Gambir harus memutar melewati rute Brumbung, Gundih, Madiun, Mojokerto. Kedatangan di Stasiun Gambir dan Pasarturi mengalami keterlambatan yang banyak.
KA Sembrani juga harus memutar Brumbung, Gundih, Madiun, Mojokerto. KA Sembrani juga mengalami keterlambatan yang banyak.
KA Gumarang, KA Pandalungan, KA Jayabaya, KA Airlangga juga ikut memutar melewati rute Brumbung, Gundih, Madiun, Mojokerto.
Imbas dari kereta jalur utara yang memutar di jalur selatan adalah keterlambatan kereta lokal seperti CL Penataran, CL Jenggala, CL Dhoho yang kena susul selama perjalanan.
Semoga jalur yang terkena imbas banjir segera bisa diperbaiki dan ada solusi yang baik agar tidak terjadi lagi longosoran.









