CC201 89 12 SDT Bersama CL Penataran 421 Bersiap Melewati Jalan Menurun. Hari-hari yang menyenangkan di Daop 8 Surabaya lintas rel Mojokerto dan sekitarnya. Dua lokomotif RnB yang bermarkas di Depo Sidotopo silih berganti berdinas KA Lokal Daop 8. Baik KA Dhoho maupun KA Penataran melintas di area Mojokerto. Kesempatan yang baik untuk mengabadikan moment perjalanannya.

Hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2026, CL Penataran nomor KA 421, keberangkatan awal Stasiun Blitar tujuan Surabaya via Kertosono ditarik oleh lokomotif RnB CC201 89 12 SDT. Melintas di area Mojokerto kurang lebih pukul 08:20 WIB dengan kondisi pencahayaan yang bagus. Matahari masih condong ke utara sehingga mudah untuk menentukan spot. Spot manapun bisa, bagian depan lokomotif dan bagian samping lokomotif terkena cahaya yang cukup memadai.

Kami mencoba spot dengan kondisi jalur rel agak menurun. Lokasinya di sebelah timur PJL dekat eks Stasiun Bangsal. JPL nomor berapa kami lupa. JPL tersebut dijaga oleh petugas Dishub Kabupaten Mojokerto, bukan dari PT KAI.
Kalau dilihat sekilas memang tidak kelihatan menurun. Dilihat secara seksama, ternyata kondisi jalur rel memang menurun. Hal ini diperkuat oleh semboyan, sinyal, tanda yang ada di sisi selatan rel. Tanda itu bentuknya seperti anak panah. Setelah kami cari tahu, ternyata itu adalah penanda kelandaian jalur rel.

Warna Hitam menunjukkan kelandaian jalur rel yang sedang dihadapi. Sedangkan Warna Putih menunjukkan kelandaian jalur rel yang akan dihadapi selanjutnya. Kalau dilihat dari tanda tersebut, tanda menurun berwarna hitam, sedangkan tanda datar berwarna putih.




No Responses