Hari Jum’at tanggal 24 Juli 2026 dilaksanakan Ujicoba Ruang Bebas Untuk Pengiriman KRL INKA. Ujicoba menggunakan kereta 2 KRD (Kereta Penolong) yang sudah dipasang peralatan menyerupai body KRL INKA. Tentu bukan body asli KRL yang digunakan, melainkan besi yang dipasang sesuai ukuran terluar body KRL. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah ada kendala pada dimensi body KRL terhadap peron stasiun yang akan dilintasi untuk pengiriman.
Kereta yang digunakan bernomor SN 3 82 01 – SN 3 82 02 SDT, ciri khas body berwarna kuning dan hitam. Orang menyebutnya Pikacu. Segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang supaya pengiriman berjalan dengan mulus tanpa kendala.

Perjalanan ujicoba ruang bebas diawali dari Stasiun Surabaya Gubeng via Krian tujuan akhir Mojokerto. Berangkat Surabaya Gubeng 13:15 tiba Mojokerto 14:37. Perjalanan disusul KA Jayakarta di Krian.
Dari Stasiun Mojokerto lanjut ke Sidoarjo via Tulangan tujuan akhir Stasiun Bangil : berangkat Mojokerto 15:10 tiba Stasiun Bangil 16:59.
Dari Stasiun Bangil kembali ke Stasiun Surabaya Gubeng via Sidoarjo : Berangkat Bangil 17:15 tiba Surabaya Gubeng 18:29.
Ujicoba dengan cara melakukan pengecekan batas body kereta dengan peron stasiun, apakah ruang bebas aman untuk dilintasi pengiriman KRL INKA.
KRL INKA Banyuwangi sendiri akan dikirm dari Stasiun Probolinggo tujuan Madiun. Di Madiun dilakukan pengecekan kembali kemudian dikirim ke Jakarta untuk trainset armada KRL Jabodetabek. Saat ini (25 Juli 2026) sudah ada 5 kereta KRL yang stabling di Stasiun Probolinggo hasil kiriman via ekspedisi truck dari INKA Banyuwangi.
Pengiriman lewat jalur rel tidak memungkinkan karena terkendala dimensi KRL dengan Terowongan Mrawan. Demikian informasi Ujicoba Ruang Bebas Untuk Pengiriman KRL INKA semoga berkenan.



