Lokomotif Vintage PJKA Aerodinamis Hidung Miring. Masih bersama lokomotif hits CC203 95 01 Vintage PJKA yang konsisten menarik rangkaian KA Pasundan. Hari Selasa, tanggal 1 September 2026 KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong ditarik oleh lokomotif Vintage Hijau Kuning PJKA. Malam harinya berdinas KA Pasundan KAC – SGU. KA Pasundan sempat berjalan traksi ganda CC203 vintage dengan CC206.

Sempat kawatir akan ada pergantian lokomotif di Lempuyangan. Ternyata tidak. Lokomotif CC206 dilepas di Stasiun Banjar untuk mengganti lokomotif yang trobel. Dan lokomotif CC203 hidung miring vintage PJKA tetap bersama KA Pasundan nomor KA 27, sampai Surabaya Gubeng. Keesokan harinya, lokomotif vintage PJKA CC203 95 01 tetap bersama KA 275 Pasundan SGU – KAC.

Konsistensi lokomotif Vintage Hidung Miring membuat kami bisa mengeksplore beberapa spot, berpindah-pindah dari spot sebelumnya. Kalau sebelumnya kami mengambil foto di dekat PJL Jalan Pahlawan Mojokerto, kemudian dilanjut PJL Jalan Mojopahit. Hari ini (1 September 2026) kami coba ambil foto di dekat PJL Jalan Brawijaya.
Disini kontur rel dobel tracknya tinggi sebelah. Sebelah selatan lebih tinggi dari jalur rel sebelah utara. Rel sebelah utara merupakan jalur esksisting, sedangkan sebelah selatan merupakan jalur baru saat pembangunan dobel track.

Disini kami bisa mengeksplore lokomotif dan seluruh rangkaian KA Pasundan. Semua kelihatan. Matahari belum memancarkan sinarnya ke Bumi. Udara masih terasa dingin dan segar belum tercampur oleh asap kendaraan.
Suatu kenikmatan pagi dengan melihat lokomotif Vintage PJKA pada suasana pagi yang segar dan menenangkan. Harapan dan doa kami panjatkan semoga langkah kami semakin mudah dan lancar.



