Lokomotif Dobel Traksi Pada KA Sancaka

Lokomotif Dobel Traksi Pada KA Sancaka CC 2061313 Depo Induk SDT dengan CC 201 83 47 Depo Induk Jember pada Hari Minggu tanggal 13 Juli 2025. Lokomotif Dobel Traksi merupakan kondisi dimana sebuah rangkaian kereta api di tarik oleh 2 buah lokomotif. Tentu ini tidak seperti biasanya. Satu rangkaian kereta penumpang dalam kondisi normal, cukup di tarik satu lokomotif.

Lokomotif Dobel Traksi Pada KA Sancaka keberangkatan awal Yogyakarta paling pagi tujuan Surabaya hanya sebagai kirim rangkaian saja.

Pengiriman lokomotif menggunakan traksi ganda atau dobel traksi merupakan metode yang sering digunakan dalam dunia perkeretaapian untuk meningkatkan efisiensi, daya jelajah, dan keselamatan. Efisiensi untuk menghemat biaya pengiriman lokomotif, daya jelajah untuk menjaga performa lokomotif yang dikirim dan keselamatan bersama.

Lokomotif Traksi Ganda

Lokomotif yang jalan sendiri, sruntulan, akan memakan biaya dan waktu pengiriman karena memakai jadwal KLB.

Lokomotif CC 201 83 47 Depo Induk Jember fresh PA dari Balai Yasa Yogyakarta dan harus dikirim lagi ke Jember untuk menjalani serangkaian dinas kereta api. Dengan dititipkan KA Sancaka Yogyakarta Surabaya secara dobel traksi cukup menghemat bahan bakar dan waktu.

Lokomotif DT

Lokomotif utama sebagai penarik KA Sancaka tetap CC 206 13 13 yang berada didepan rangkaian. Sedangkan lokomotif CC 201 83 47 Depo Induk Jember dipasang longhood dibelakang lokomotif CC 206.

Lokomotif Dobel Traksi

Perjalanan KA Sancaka yang unik pada hari itu, kereta ini berjalan dengan dobel traksi CC 206 dan CC 201.

Leave a Reply